Tiap Hari, Jutaan Hacker Serang Indonesia

JAKARTA - Jaringan internet di Indonesia sangat rawan dari serangan para peretas (hacker). Menurut Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Sukri Batubara, setiap harinya 1,25 juta hacker menyerang jaringan internet ataupun pemilik laman (situs) dan akun email di Indonesia.

Asal serangan pun beragam, mulai dari Amerika, China, Rusia, dan juga dalam negeri. "Dalam dunia internet, ketika suatu negara mengklaim jaringan internetnya aman dari hacker, dalam satu jam langsung ada serangan. Karena itu jangan sekali-kali memosisikan diri aman," kata Sukri dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR RI, Senin (21/2).

Fenomena lainnya, dengan semakin tingginya pemakaian internet maka semakin tinggi pula potensi serangan hacker. Motif para hacker pun bermacam-macam/ Ada yang mencoba intersepsi, melakukan modifikasi dan fabrikasi, ataupun motif lainnya.



Parahnya, kebiasaan pengguna internet di Indonesia yang suka membagi-bagi datanya turut memicu serangan hacker. "Masyarakat kita kan senang membagi-bagi datanya ke orang lain. Copy-mengcopy flash disk dan dimasukkan ke laptop atau komputer yang tidak aman, juga memancing para hacker," ujarnya.

Dia mencontohkan ketika email seseorang dijebol hacker. Hal ini karena pemilik akun email yang bersangkutan tidak hati-hati dalam menjaga data pribadinya.

Demikian juga dengan data di handphone yang tiba-tiba bisa diunggah ke internet oleh orang tak bertanggung jawab. Ini lantaran kebiasaan menjual ponsel tanpa melakukan clearing data sebelumnya.

"Kita jangan berpikir internet di warnet, perkantoran, bahkan di rumah aman. Perlu ada kewaspadaan dan pengamanan. Apalagi dengan data-data pribadi, jangan sampai dijebol oleh oknum tak bertanggung jawab," tandasnya. (Esy/jpnn)

source: jpnn.com

0 komentar:

Posting Komentar

""